Upaya Tingkatkan Kinerja, Balar Sumut Gelar Outbond Di Parapat

Hits: 107

Balai Arkeologi Sumatera Utara mengadakan kegiatan outbond yang bertempat di Hotel Niagara, Jalan Pembangunan No. 1, Parapat, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun pada 29-31 Januari 2020. Kegiatan ini mengambil tema “SDM Kompak, Kinerja Meningkat” diikuti oleh pegawai dan seluruh elemen dalam institusi Balar Sumut yang dipandu oleh tim dari Even Organizer (EO) Dunia Outbond.

Dalam kesempatan ini Dra. Hj. Nurlela, M.AP selaku Kasubbag TU Balar Sumut membuka kegiatan dan menyampaikan dalam rangka melaksanakan kegiatan pembinaan jiwa korsa dalam bentuk outbond yang akan berlangsung selama tiga hari berturut-turut, dimulai hari Rabu sampai Jum’at, dan akan melibatkan teman-teman dari Dunia Outbond, maka dari itu kami mengharapkan  agar kiranya kami dibekali ilmu atau manajemen untuk memadukan keterampilan, kekompakan kami dalam menyelesaikan tugas yang nantinya dapat kami praktekan di kantor. Dan diharapkan kepada seluruh peserta agar mengikuti petunjuk yang diberikan agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, dan setelah kegiatan ini berlangsung diharapkan di kantor akan selalu kompak dan selalu bekerja sama, jangan ada iri, dengki, sikut-menyikut, istilahnya “sesama supir angkot jangan saling mendahului” disambut gelak tawa dari seluruh peserta, hanya itu pesan kami, selanjutnya kami serahkan kepada teman-teman dunia outbond, peserta ini lebih kurang 35 orang imbuh Ibu Nurlela.

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pembagian kelompok yang terbagi menjadi empat kelompok dan masing-masing kelompok berjumlah 8-9 orang, kemudian dari kelompok tersebut diberi waktu sekitar 2 menit untuk menentukan ketua kelompok dan yel-yel untuk memeriahkan kegiatan tersebut. Kemudian seluruh kelompok diinstruksikan untuk mengikuti satu persatu permainan yang disajikan oleh tim pengelola dunia outbond yang dipusatkan di area lahan terbuka seluas ± 300 meter persegi. Mulai dari Super Trap yaitu Satu pemain ditugaskan untuk menjadi pemandu untuk melangkahi rintangan kayu dengan mata tertutup, The ring yaitu satu orang ditugaskan memasukkan gelang ke dalam kayu dengan 5 ukuran rendah, sedang, tinggi, Night Train yaitu permainan baris yang semua pemain di tutup matanya kecuali pemain yang paling belakang dan pemain lainnya mengikuti perintah pemain yang paling belakang sedangkan pemain yang paling belakang mengarahkan pemain di depannya untuk mengambil 5 bola yang sudah di letakkan oleh pemandu di tempat yang berbeda-beda, Spider Web yaitu ada jaring laba-laba, peserta di tugaskan melewati jaring laba-laba tanpa mengenai jaring laba-laba tersebut, Pyramid Building yaitu pemain di tugaskan untuk mengisi air ke dalam gelas dengan menggunakan tangan yang tidak biasa digunakan dan menyusunnya menjadi piramida, Hula Hoop sebuah permainan yang menggunakan gelang berukuran besar melewati tubuh peserta tanpa putus, Water Net sebuah permainan air dalam pelastik dilempar oleh salah satu peserta yang ditutup matanya sedang peserta yang lain menangkapnya dengan menggunakan keranjang yang diikat oleh tali, dan yang terakhir Final Project adalah sebuah permainan yang membutuhkan kerja sama seluruh tim untuk mengisi air dan mengalirkannya ke dalam ember yang sudah disediakan.

Keseruan permainan tidak hanya dirasakan pada siang hari, lanjut di malam hari tepatnya setelah makan malam kegiatan dilanjutkan dengan evaluasi permainan, dimana pemenang di kegiatan ini akan diumumkan oleh tim Dunia Outbond. Sebelum pembacaan pemenang atas berlangsungnya permainan, Kepala Balai Arkeologi Sumatera Utara Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si memberikan sedikit sambutan dan menyampaikan terima kasih kepada teman-teman semua yang sudah mengikuti kegiatan ini, adapaun tujuan kita menyelenggarakan outbond tidak lain adalah untuk meningkatkan kinerja kita ke depan agar semakin baik lagi, baik itu kekompakan, profesionalisme terus kita tingkatkan agar memberi manfaat yang baik untuk kantor kita.

Pengumuman yang membuat penasaran akhirnya diumumkan oleh tim dunia outbond, dimana untuk kategori yel-yel terbaik jatuh pada kelompok dari tim semangat, kemudian untuk juara keempat jatuh pada kelompok dari tim Seroja dengan nilai 380 poin yang beranggotakan (Ibu Nurlela, Ibu Nenggih, Ibu Churma, sdr Jeppy, sdr. Liston, Pak Stanov, Wak Aji dan Pak Tony), selanjutnya untuk juara ketiga jatuh pada kelompok dari tim Semangat dengan nilai 385 poin yang beranggotakan (sdr. Rudi, Pak Ketut, Pak Dekson, Pak Suhadi, Ibu Umi, Pak Defri, Pak Andri Ibu Diyas dan Ibu Dyah), selanjutnya untuk juara kedua jatuh pada kelompok dari tim Kucing Aja dengan nilai 400 poin yang beranggotakan (Pak Taufik, Pak Silalahi, Pak Uut, sdr Iman, sdr Fauzi, sdr Johan, sdri Sarah, sdri Winda, Ibu Ivanna dan Pak Briska) dan selanjutnya untuk juara kesatu/pertama jatuh pada kelompok dari tim Garuda dengan nilai 420 poin yang beranggotakan (sdr Prima, Ali, Pak Ginting, Pak Masdar, sdr Halis, Ibu Jufrida, Ibu Yuni, Ibu Elvina, sdri Lolita dan Pak Kimlai)

Kemudian untuk hari kedua outbond diawali dengan senam kesehatan jasmani dan permainan uji konsentrasi, dimana seluruh peserta membentuk lingkaran, menyebutkan nomor urut masing-masing sebanyak tiga kali dan melempar dengan menyebutkan nomor urut peserta yang lain dengan aturan tidak boleh menyebutkan nomor peserta yang berada di samping kanan dan kiri, dan bagi peserta yang salah diberi hukuman untuk berjoged di tengah-tengah lingkaran dengan diiringi musik dan diikuti oleh seluruh peserta. Setelah permainan selesai dilanjutkan kunjungan ke situs sejarah yang berada di sekitar Danu Toba diantaranya situs sejarah di daerah Sillagan dan Simanindo dan kunjungan ke air terjun Situmurun yang berlokasi di daerah Hatinggian, Lumban Julu, Kabupaten Toba Samosir dilanjutkan pada malam hari dengan hiburan musik yang menghadirkan penyanyi biduan setempat.

Dihari ketiga setelah makan pagi seluruh peserta berkemas membereskan barang bawaan masing-masing selanjutnya cek out dari penginapan untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Medan dengan menggunakan bus.

Berikut ketika kegiatan outbond berlangsung di Parapat, Girsang Sipangan Bolon, Kabupaten Simalungun pada 29-31 Januari 2020

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *