Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda Di Balai Arkeologi Sumatera Utara

Hits: 50

Medan, Balai Arkeologi Sumatera Utara (Balar Sumut) menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke -91 yang jatuh pada Senin, 28 Oktober 2019. Upacara berlangsung di halaman kantor yang diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Pada kesempatan ini bertindak sebagai pembina upacara Kasubbag TU Balar Sumut Ibu Nurlela, beliau mewakili Kabalar yang berhalangan hadir karena masih menjalankan tugas keluar kota. Ajudan pembina upacara Bapak Tony Stefanus Sitorus, pemimpin upacara Bapak Sopingi Suilalahi, pembawa acara Ibu Sri Elvina Panjaitan, pembaca pembukaan UUD 1945 Bapak Briska F.T Sitanggang, pembaca teks Sumpah Pemuda Ibu Umi Nawaitu Syahra dan pemimpin lagu Sdri. Lolita Refani Lumban Tobing, serta pembawa do’a Sdr. Ali Ma’ruf.

Adapun pedoman penyelenggaraan upacara bendera yaitu surat edaran Kemdikbud menindaklanjuti surat edaran Plt. Menteri Pemuda dan Olaharaga dengan tema penyelenggaraan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda Bersatu Kita MajuDengan ketentuan pembina upacara dan seluruh peserta upacara menggunakan pakaian adat tradisional disesuaikan dengan norma kepantasan. Hal inilah yang membuat pelaksanaan upacara bendera terlihat semarak dengan keanekaragaman busana nusantara dan pelaksanaan upacara bendera berjalan dengan sukses, khidmat dan tertib.

Kembali pada tema ”Bersatu Kita Maju” tema ini diambil untuk menegaskan kembali komitmen yang telah dibangun oleh para pemuda yang diikrarkan pada tahun 1928 dalam sumpah pemuda. Bahwasanya dengan persatuan kita bisa mewujudkan cita-cita bangsa, mengingat pada masa itu nusantara  masih dalam penjajahan pihak asing, maka dari itu berkah dari persatuan dan tekad yang kuat dari para pemuda dan seluruh elemen masyarakat, maka tercapailah cita-cita bangsa untuk merdeka walaupun melalui proses yang panjang namun akhirnya bertepatan pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia menyatakan resmi merdeka yang artinya Indonesia bebas dari intimidasi dan penjajahan bangsa lain.  

Pelajaran berharga yang dapat kita ambil dari peringatan hari sumpah pemuda adalah melalui persatuan dan kesatuan seluruh elemen anak bangsa dapat mewujudkan cita-cita bangsa. Maka dari itu sudah semestinya kita yang hidup di era sekarang harus banyak bersyukur dan berlomba-lomba menciptakan kreatifitas untuk memajukan bangsa agar dapat menjadi bangsa yang mampu bersaing dengan bangsa lain dalam era kemajuan informasi dan teknologi dalam era globalisasi.

Harapannya kedepan tidak ada lagi perpecahan antar sesama anak bangsa, jangan mudah termakan berita hoaks, saring sebelum sharing berita yang kita terima agar tidak adalagi konflik sosial di sekitar kita. Mari rapatkan barisan satukan tekad untuk menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia yang indah dalam persatuan keanekaragaman agar negara kita menjadi negara yang Maju, Berdaulat, Adil dan Makmur.(a.m)

Berikut ketika upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda berlangsung di Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *