Tingkatkan Ilmu Perpustakaan, Petugas Perpus BP-PAUD Dikmas Sumut Magang di Perpus Balar Sumut

Hits: 111

Dalam rangka membantu peningkatan ilmu dan pengetahuan tentang pengelolaan layanan Perpustakaan serta layanan Serah Simpan Karya Cetak dan Karya Rekam di BP-PAUD dan Dikmas Sumatera Utara, Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara menerima magang  Kristianus Mote, S.Sos, M.Si selaku Pengadministrasi Perpustakaan  BP-PAUD dan Dikmas Sumatera Utara pada Rabu, 24 Juni – Jum’at 03 Juli 2020.

Mengapa Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara menjadi tujuan magang staf Pengadministrasi Perpustakaan BP-PAUD dan Dikmas Sumatera Utara? karena selain lokasi yang dekat dan mudah dijangkau dari instansinya, Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara termasuk dalam kategori perpustakaan khusus dalam pengelolaannya sudah menggunakan sistem automasi perpustakaan yang bersifat open source atau gratis dalam kemasan aplikasi SLIMS yang dikembangkan dan disempurnakan secara terus menerus, dan saat ini perkembangannya telah sampai ke versi 9 (Bulian). Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara juga mengikuti update aplikasi SLIMS dari versi 7 Cendana ke versi 8 Akasia dan terbaru di Tahun 2020 ke versi 9 Bulian. Selain itu Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara juga memberikan kemudahan bagi pemustaka yang ingin mengetahui ketersediaan koleksi yang diminati dengan mengakses perpusbalarsumut.kemdikbud.go.id dari perangkat elektronik manapun yang terhubung dengan jaringan internet. Atas dasar pertimbangan inilah mengapa memilih Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara menjadi tempat tujuan magang yang ideal.

Sebagai tahap awal pelaksanaan magang, petugas Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara memberikan orientasi awal layanan pengelolaan Perpustakaan yang dikelolanya baik menggunakan buku catatan maupun aplikasi. Mulai dari tahap awal masuknya bahan pustaka, petugas menganjurkan untuk mencatat koleksi tersebut kedalam buku induk, dan mencari kategori DDC yang akan ditempel pada punggung buku dengan menggunakan e-DDC 23 terbaru, untuk menguatkan penomoran DDC, petugas menganjurkan menggunakan referansi lain yang biasa dipakai sebagai acuan penomoran misalnya National Library Of Australia (NLA), Explore The British Library dan lain sebagainya. Selanjutnya memasukan database koleksi ke aplikasi, tahap inilah yang dinamakan tahap TESA (Teliti dan Sabar) karena dalam proses penginputan database ini membutuhkan ketelitian dan kesabaran untuk melalui beberapa tahap dan tiap tahap harus dilalui dengan benar agar database yang diinput menyajikan informasi yang sesuai dengan keakuratan koleksi.

Memasuki pembahasan SS KCKR, petugas memberikan contoh terbitan lembaga/instansi yang diterbitkan sendiri yang tercetak minimal disimpan dalam Perpustakaan berjumlah lima eksemplar dan dikirimkan ke lembaga pusat dalam hal ini dikirim ke Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dan Perpustakaan Kemendikbud berjumlah dua eksemplar dan filenya diunggah ke laman repositori dengan tujuan melindungi seluruh aset budaya bangsa yang terdokumentasi dalam cetak dan rekam yang bernilai intelektual sebagai hasil karya Indonesia.

Setelah dirasa cukup dalam penyajian orientasi aplikasi selanjutnya petugas Perpustakaan Balar Sumut melakukan penginstalan aplikasi SLIMS 9 bulian ke komputer dan membantu proses penyelesaian instalasi pada laman instansi BP-PAUD Dikmas Sumut diikuti dengan praktek input database koleksi pada aplikasi serta melakukan pendaftaran repositori BP-PAUD Dikmas Sumut diikuti dengan praktek input database terbitan agar terbitan lembaga dapat terunggah dalam repositori instansi yang tergabung dalam laman repositori.kemdikbud.go.id.

Selanjutnya setelah proses instalasi dan pembekalan pemahaman mengenai aplikasi selesai, diharapkan untuk menerapkannya di tempat tugas sehingga dapat memajukan layanan perpustakaan berbasis aplikasi di lingkungan kerjanya.

Demikian kurang lebih informasi yang dapat kami sajikan selama proses magang berlangsung di Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara, adapun tujuan dari penerapan layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi dalam proses magang ini dapat meningkatkan kualitas dan kecepatan proses layanan kepada pengguna perpustakaan, sehingga dapat memperlancar proses pencarian informasi yang dibutuhkan. Selain itu sistem ini dapat membantu manajemen perpustakaan serta dapat meningkatkan efektifitas dan efisiensi pengoperasian perpustakaan. Dan yang tak kalah penting juga seluruh terbitan lembaga/instansi dapat terdistribusikan baik cetak dan rekam dalam wadah repositori.

Berikut ketika Pengadministrasi Perpustakaan BP-PAUD dan Dikmas Sumatera Utara laksanakan magang di Perpustakaan Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *