Sidang Penetapan Cagar Budaya Tapanuli Tengah

Hits: 157

Medan, Dinas Pendidikan Kabupten Tapanuli Tengah dan Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Sumatera Utara menggelar sidang penentapan cagar budaya Kabupten Tapanuli Tengah. Sidang penetapan cagar budaya berlangsung selama dua hari di ruang pertemuan utama Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara pada hari Kamis hingga Jum’at tanggal 2-3 Desember 2021.

Hadir dalam kegiatan ini Kepala Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si, dan TACB Sumatera Utara Dr. Suprayitno, M. Hum selaku ketua TACB Sumut, Dr. Ery Soedewo, M. Hum selaku arkeolog Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara, Dr. Fikarwin, M.Si, Tengku Mira SInar, Ambo Ase Ajis selaku arkeolog BPCB Aceh dan Debi selaku perwakilan dari Dinas Kebudayaan Provinsi Sumatera Utara.

Kegiatan dibuka oleh Kabid Kebudayaan Kabupten Tapanuli Tengah Tiramin Tamba, S.E dalam kesempatan ini menyampaikan bahwa melalui forum ini Kabupaten Tapanuli Tengah berusaha menggali potensi cagar budaya guna melestarikan tinggalan masa lalu yang mempunyai nilai sejarah panjang yang penting bagi masyarakat untuk diketahui khususnya Tapanuli Tengah, hingga penetapan sebagai situs cagar budaya.

Sementara itu, Kepala Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si yang merangkap TACB Provinsi menyampaikan beberapa hal yang perlu diingat bahwa objek ini sudah ditetapkan secara nasional, menurut ahli cagar budaya nasional apabila sudah ditetapkan secara nasional tidak perlu lagi ditetapkan oleh provinsi dan kabupaten dalam kasus-kasus tertentu. Namun dalam prosedur yang normatif langkah ini apapun hasilnya sudah layak ditetapkan sebagai situs cagar budaya Kabupaten.

Situs ini ditetapkan sebagai situs cagar budaya secara nasional saja sudah layak, terlebih di tingkat Kabupaten, tambahnya.

Kemudian tim dari Dinas Kabupaten Tapanuli Tengah membagikan berkas kepada peserta yang notabene berasal dari TACB Provinsi yang diperbantukan di Kabupaten Tapanuli Tengah untuk melakukan pemeriksaan berkas, mereview dan apabiila ada hal-hal yang kurang tepat maka  akan dilakukan perbaikan atau direvisi.

Dari hasil sidang penetapan cagar budaya yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Tengah dan TACB yang berlangsung selama dua hari ini merekomendasikan ada sedikitnya tujuh cagar budaya di Kabupaten Tapanuli Tengah, diantaranya ada enam objek cagar budaya di Barus dan satu objek cagar budaya di Bongal.

Enam Objek Cagar Budaya di Barus diantaranya, Komplek makam Mahligai, Komplek Makam Papan Tinggi, Komplek Makan Tuan Ambar, Komplek Makam Tuan Makdum, Komplek Makam Ibrahim Syah dan Komplek Makam Raja-Raja Sorkam yang berada di Kecamatan Sorkam. Kemudian Situs Bongal yang berada di Desa Jago-Jago, Kecamatan Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Dengan adanya penetapan cagar budaya di tingkat Kabupaten ini adalah langkah awal untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya yang ditinggalkan oleh para pendahulu. Harapannya setelah ditetapkan sebagai cagar budaya tingkat Kabupaten, tim akan terus mengupayakan untuk mewujudkan penetapan cagar budaya pada tingkat Provinsi hingga tingkat Nasional. (Penulis; foto: Ali)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.