Peserta Lintas Instansi Hadiri Evaluasi Rumah Peradaban Balar Sumut

Hits: 46

Medan, 5 November 2019 Balai Arkeologi Sumatera Utara menggelar rapat Evaluasi Rumah Peradaban Tahun 2019 yang berlangsung di ruang pertemuan Balar Sumut.

Rapat ini dihadiri peserta lintas instansi  diantaranya,  Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan Sumatera Utara, BP Paud dan Dikmas Sumatera Utara, Balai Bahasa Sumatera Utara, Badan Penelitian dan Pengembangan Sumatera Utara, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumatera Utara, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Langkat, dan Pemerhati Budaya Sumatera Utara.

Kegiatan ini dipandu oleh pembawa acara Ibu Sri Elfina Panjaitan, teknisi elektronik Sdr. Abdulah Imanshah dan pembawa do’a Sdr. Ali Ma’ruf. Rapat ini diawali dengan menyanyikan lagu wajib Indonesia Raya dengan dipandu oleh Ibu Elisabeth Yuniati.

Pada kesempatan ini Kabalar  Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si, membuka kegiatan dan menyampaikan bahwa pembahasan tentang rumah peradaban selain dibahas dalam forum ini juga sudah dibahas dalam rapat rutin yang dilaksanakan. Namun untuk memenuhi pertanggungjawaban secara administrasi juga harus disampaikan pada forum lintas instansi ini agar apa yang dikerjakan oleh Balarsumut dapat diketahui oleh instansi lain karena sekarang sudah memasuki era keterbukaan, artinya apa yang kita kerjakan dapat di akses manfaatnya oleh orang lain. Bukan hanya kegiatan  kantor dan penelitian saja yang di publikasikan, tetapi hasil dari penelitian dalam bentuk jurnal ilmiah dapat di akses secara online, selain itu perpustakaan juga memberikan kemudahan bagi masyarakat yang ingin mengakses katalog secara online imbuh Kabalar. 

Selanjutnya pemaparan rumah peradaban dibawakan oleh Stanov Purnawibowo, MA beliau menyampaikan secara umum rumah peradaban merupakan  salah satu program yang dilaksanakan oleh Puslit Arkenas dan 10 Balar di Indonesia sebagai media fasilitsasi pengembangan arkeologi untuk mendekatkan arkeologi dengan masyarakat. Rumah peradaban di nusantara ini bentuknya bukan fisik saja, tetapi bisa sebuah media interaksi antara masyarakat atau komunitas sehingga budaya peradaban masa lalu itu tetap hidup untuk menguatkan pembangunan karakter jatidiri bangsa. Sisi lain yang tak kalah penting dari rumah peradaban yaitu memaknai kebhinekaan dalam bingkai pancasila yang berada dalam kemasan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Dalam kesempatan ini juga 2 peneliti Balar Sumut memaparkan kegiatan rumah peradaban yang dilaksanakan pada tahun 2019, masing-masing Taufiqurrhman Setiawan, MA memaparkan kegiatan rumah peradaban yang dilaksanakan di wilayah budaya Gayo, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh dan Ery Soedewo, SS. M.Hum memaparkan kegiatan rumah peradaban yang dilaksanakan di Kabupaten Dharmasraya, Privinsi Sumatera Barat. Setelah selesai pemaparan, kegiatan dilanjutkan diskusi yang melibatkan seluruh instansi yang hadir.

Adapun manfaat kegiatan yang melibatkan instansi lain, selain upaya menjaga keharmonisan kerjasama antar instansi juga memberikan kesempatan bagi instansi lain untuk memberikan sumbangsih/ide dan alternatif pemecahan-pemecahan inovatif dalam menghadapi tantangan-tantangan yang dihadapi Balar Sumut dalam pelaksanaan kegiatan di lapangan.

Berikut ketika Rapat Evaluasi Rumah Peradaban berlangsung di Balai Arkeologi Sumatera Utara yang kami dokumentasikan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *