Peneliti Balar Sumut Berikan Mata Kuliah Arkeologi Pada Mahasiswa UNJA dan UINSU

Hits: 57

Peneliti Balai Arkeologi Sumatera Utara Bapak Stanov Purnawibowo, MA berikan mata kuliah arkeologi pada mahasiswa Universitas Jambi dan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara yang berlangsung di ruang pertemuan Balar Sumut. Pemberian mata kuliah arkeologi ini dalam rangka menambah perbekalan disiplin ilmu arkeologi pada mahasiswa yang sedang melaksanakan magang di Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Pada kesempatan ini Bapak Stanov memperkenalkan metode yang digunakan dalam sebuah penelitian arkeologi, berdasarkan pengalaman beliau yang menggeluti bidang arkeologi, metode yang khas digunakan para arkeolog adalah metode ekskavasi. Ekskavasi dalam arkeologi dilakukan dengan prinsip ilmiah. Maka dari itu perlu sekali kehati-hatian dalam bekerja. Soalnya ekskavasi bersifat pengrusakan dengan menggali tanah yang utuh artinya tanah yang digali tidak bisa dikembalikan seperti semula. Namun tindakan ini dibenarkan karena berupaya mencari dan mengumpulkan data yang sebanyak-banyaknya untuk mengungkap informasi yang pernah ada atau aktifitas yang pernah berlangsung di sekitar tempat berlangsungnya ekskavasi ini.

Selain itu Bapak Stanov juga menjelaskan perbedaan pengembangan Candi yang ada di Pulau Sumatera dan Pulau Jawa. Perbedaan yang sangat jauh kenapa Candi lebih berkembang di Pulau Jawa, salah satunya adalah di SDM nya, kemudian ketersediaan bahan yang digunakan di Pulau Jawa sangat banyak dan lain sebagainya. Demikian yang dapat kami sedikit simpulkan dari pemberian mata kuliah arkeologi yang berlangsung di Balai Arkeologi Sumatera Utara. Pada dasarnya pengenalan mata kuliah ini bersifat santai, saling bertukar pikiran yang bertujuan mengingatkan kembali mata kuliah arkeologi yang sudah dipelajari di kampus masing-masing.

Berikut ketika pemberian mata kuliah arkeologi berlangsung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *