Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai 2021

Hits: 97

Kabalar Sumut Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si membuka kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai di Hotel Sinabung, Berastagi 23-25 Maret 2021

Dalam rangka membantu peningkatan kinerja di lingkungannya, Balai Arkeologi Prov. Sumatera Utara menggelar kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Komptensi Pegawai di Hotel Sinabung, Berastagi, Kabupaten Karo pada 23-25 Maret 2021.

Pada kesempatan ini kegiatan dibuka oleh Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si selaku Kabalar Sumut dan menyampaikan kegiatan ini merupakan penyatuan satu sama lain dalam rangka meningkatkan produktivitas kerja agar lebih berkembang untuk mencapai visi dan misi instansi Balar Sumut. Untuk membantu kegiatan ini maka akan menghadirkan narasumber yang masing-masing akan memberikan tentang pembinaan pegawai dan peningkatan kompetensi pegawai, maka dari itu semoga kita semua dapat mengambil hikmah dan pengalaman dari para narasumber untuk membantu meningkatkan kinerja kita kedepan.

Dalam pelaksanaannya kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Komptensi Pegawai menghadirkan dua orang narasumber yakni Mora Nasution dan Drs. Jatmiko, M.Hum serta tim dari Trainer Kampung Ladang Outbond Camp yang berjumlah lima orang.

Motivator-Mora Nasution sampaikan materi pada kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai di Hotel Sinabung, Berastagi  23-25 Maret 2021

Pemaparan materi Peningkatan Kompetensi Pegawai oleh Mora Nasution selaku motivator dengan judul On the Stage “Personality and Skill Development”, dalam paparanya menyampaikan menghadapi perubahan dunia yang begitu cepat akibat teknologi maka kita mau tidak mau harus beradaptasi untuk mempelajari teknologi tersebut agar tidak ketinggalan informasi yang beredar saat ini, apabila kita tidak mau belajar maka ketertinggalan kita akan semakin jauh bila dibandingkan dengan yang lain.

peserta mengikuti materi kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai di Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021

Berbagai aspek-aspek psikis manusia yang menghambat kemajuan antara lain seperti egois, apatis, hedonis, individualis, materialis, anarkis, pesimis. Selain itu kata negative yang menghambat kemajuan yang sering kita dengar diantaranya  Tidak Bisa, Tidak Mungkin, Sudah Tahu dan Nanti Saja. Aspek seperti nilah yang harus dijauhkan dari diri kita bila kita ingin mencapai tujuan.

Kemudian disela-sela materi, narasumber menampilkan video yang berisi foto tentang perjalanan Nusantara sampai terbentuknya NKRI, selanjutnya permainan menyusun potongan puzzle membentuk bujur sangkar yang mempunyai arti kerjasama, kemudian permainan memindahkan benda secara berurutan yang mempunyai arti kejujuran,

Selanjutnya dijelaskan terkait visi misi Balarsumut, narasumber sesekali bertanya ke peserta tentang visi misi instansi, dikatakannya seorang staf harus mengerti visi misi instansi agar apa kita kerjakan sesuai dengan apa yang menjadi rumusan dalam visi misi tersebut. Kemudian narasumber menjelaskan tentang pemberdayaan dan peningkatan kinerja.

Foto bersama seusai mengikuti materi dalam kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai di Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021
Drs. Jatmiko, M.Hum sampaikan materi pada kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai di Hotel Sinabung, Berastagi 23-25 Maret 2021

Dilanjutkan pemaparan materi oleh Drs. Jatmiko, M.Hum, beliau menyampaikan sebagai salah satu senior peneliti (diangkat tahun1989), mungkin sudah merasakan asam garam dunia penelitian. Sudah 32 tahun meneliti di bidang arkeologi prasejarah. Pesannya untuk pegawai Balar Sumut adalah, jangan menjadikan penelitian sebagai ajang cari duit. Posisi peneliti sudah enak sekarang, sudah ada tukin dan insentif. Pekerjaan kita adalah menulis, sekarang adalah saatnya memikirkan bagaimana cara memasyarakatkan ilmu-ilmu yang kita teliti.

Saat ini untuk menjadi peneliti cukup sulit, tidak seperti dulu yang S1 saja sudah bisa diangkat. Saat ini, untuk menjadi peneliti saja harus S2 dan ada uji kompetensinya. Maka dari itu, asah kemampuan menulis, karena tuntutannya juga semakin tinggi. Dulu menulis artikel di koran saja sudah cukup, sekarang harus menulis di jurnal berkareditasi nasional “ujar narasumber”.

Dalam merancang penelitian, harus dipikirkan ke depannya seperti apa dan tidak melupakan manfaat penelitian untuk masyarakat. Sekarang kan ada penelitian single years dan multi years. Untuk penelitian single years, hasilnya berupa artikel sementara penelitian multi years harus menghasilkan buku. Karena itu, penelitian yang dikerjakan harus benar-benar dipersiapkan dengan matang.

Kegiatan seperti ini sangat baik, karena semuanya membaur tanpa ada batas sehingga memperkuat kekompakan, menjalin komunikasi, menjalin kebersamaan. Hal itu yang kami rasakan di Puslitarkenas dan hasilnya sangat terasa. Kalo perlu uneg-uneg yang selama ini ditahan bisa disampaikan baik ke sesama rekan ataupun kepada kepala kantor selaku pimpinan. Pimpinan pun harus bisa legowo mendengarkan kritik-kritik yang diterima karena demi kebaikan bersama “imbuh narasumber”.

peserta sampaikan pertanyaan dalam kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai di Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021

Selanjutnya memberikan arahan kepada pegawai-pegawai selain peneliti untuk tetap bekerjasama, berkolaborasi dengan peneliti untuk mencapai visi misi Balar. Dalam hal membaur dan menyatukan segi kerjasama antar pegawai, diperlukan kebesaran hati pimpinan untuk menerima saran dan kritik atau curhatan dari segenap pegawai, begitu juga sebaliknya “tutup narasumber, kemudian dilanjutkan dengan diskusi untuk menambah keakraban”.

Kemudian memasuki hari kedua setelah pemaparan materi oleh narasumber selesai, kegiatan Peningkatan Kompetensi Pegawai oleh Trainer Kampung Ladang Outbond Camp diawali dengan permainan games ringan dilanjutkan pembagian kelompok yang terbagi menjadi empat kelompok, masing-masing kelompok berjumlah 8-9 orang, kemudian dari kelompok tersebut diberi waktu sekitar 3 menit untuk menentukan ketua, nama dan yel-yel kelompok untuk menambah kememeriahan kegiatan tersebut.

Selanjutnya seluruh kelompok diinstruksikan untuk mengikuti satu persatu permainan yang disajikan oleh tim outbond yang dipusatkan di area taman sekitar hotel sinabung. Mulai dari Stik estafet dan bola estafet  yaitu permainan yang melibatkan seluruh anggota tim dalam upaya memindahkan stik dan bola ke area yang sudah ditentukan, Game klereng yaitu permainan yang membutuhkan sedikitnya 2-4 orang untuk mengendalikan klereng dengan dibantu anggota lain yang mengarahkan, The Ring yaitu permainan menyusun mur untuk mencapai susunan dengan ketinggian yang maksimal, Table water yaitu permainan yang memiliki tingkat kesulitan paling tinggi dimana peserta diharuskan membawa gelas yang berisi air diatas kain dan menjaganya agar tidak tumpah sampai tujuan, Skate ball yaitu permainan yang melibatkan satu orang mencari bola dengan mata tertutup dipandu oleh teman yang mengarahkan sedang tim yang lain bertugas untuk menyesatkan/mengacaukan misi, kemudian yang terakhir Waterboom  yaitu permainan yang melibatkan satu orang sebagai pemandu jalan mengarahkan temannya untuk melewati rintangan yang ada dihadapannya.

Kelompok Candi berusaha memindahkan bola secara estafet pada salah satu games outbond dalam kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai (Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021)
Kelompok Keramik berusaha menjaga keseimbangan bola dalam permainan outbond pada kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai (Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021)
Kelompok TP 1 berusaha mengaitkan tali pada permainan outbond dalam kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai (Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021)
Kelompok Cangkul berusaha membawa bola ke garis finish dalam permainan outbond pada kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai (Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021)
Salah satu peserta kesiram air akibat temannya gagal melewati rintangan permainan outbond pada Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai (Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021)

Setelah seluruh permainan selesai diperlombakan antar kelompok tibalah pengumuman pemenang oleh tim outbond, dimana juara pertama jatuh pada Kelompok TP 1 yang beranggotakan (Ery, Stanov, Yuni, Churma, Dekson, Toni, Rudi, Arun, Sarah, ) Juara dua jatuh pada Kelompok Candi yang beranggotakan (Masdar, Jufrida, Suhadi, Ivanna, Dyah, Andri, Ali, Aji) dan Juara ketiga jatuh pada Kelompok Keramik yang beranggotakan (Fauzi, Kimlai, Loli, Briska, Iman, Jeppy, Repelita, Diyas) kemudian juara keempat/terakhir jatuh pada Kelompok Cangkul yang beranggotakan (Taufik, Nenggih, Umi, Mirdha, Johan, Rahel, Halis, Prima).

Foto peserta bersama Trainer Kampung Ladang Outbond Camp dalam kegiatan Pembinaan dan Pengembangan Kompetensi Pegawai di Hotel Sinabung Berastagi, 23-25 Maret 2021

Dihari ketiga setelah makan pagi seluruh peserta berkemas membereskan barang bawaan masing-masing selanjutnya cek out dari penginapan untuk melanjutkan perjalanan pulang ke Medan dengan menggunakan bus.

Adapun maksud dari penyelenggaraan kegiatan ini adalah untuk meningkatkan produktifitas seluruh pegawai dalam melaksanakan tugas dan fungsinya sehari-hari sehingga sasaran yang tertuang dalam visi dan misi instansi dapat tercapai. Selain itu kegiatan ini juga sebagai ajang untuk mempererat silaturrahmi yang sudah terjalin sehingga akan semakin terciptanya kerja sama dan saling memotivasi untuk mewujudkan kinerja kedepan menjadi semakin baik lagi.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *