Pameran Cagar Budaya di Batusangkar, Tanah Datar, Sumbar

Hits: 186


Display Pameran Balai Arkeologi Sumatera Utara

Dalam rangka Festival Budaya Minangkabau kerjasama dengan Pemerintah Daerah Kabupaten Tanah Datar dengan Balai Pelestarian Cagar Budaya Sumatera Barat tahun 2017 pada tanggal 29 November hingga 2 Desember 2017, maka untuk memeriahkan acara tersebut diadakan Pameran Cagar Budaya dengan tema “Bersama Memajukan Kebudayaan dalam Membangun Karakter Bangsa”. Rangkaian kegiatannya terdiri atas Pameran, Penandatanganan Kesepakatan, Pemutaran Film Dokumenter, Lomba Melukis dan Lomba Mewarnai.

Pembukaan acara Pekan Budaya Minangkabau berlangsung di Istano Baso Pagaruyung pada tanggal 29 November 2017 jam 09.00 WIB.Pembukaan acara dilakukan oleh Ibu Mufida Jusuf Kalla (Istri Wakil Presiden RI). Oleh karena itu, seluruh peserta dalam acara tersebut diarahkan untuk menghadiri acara tersebut. Pembukaan Pameran di Gedung Maharajo Dirajo dibuka pada pukul 16.00 WIB oleh Fadly Zon (Wakil Ketua DPR RI). Setelah melakukan upacara penyambutan dan pengguntingan pita maka Pameran Cagar Budaya resmi dibuka. Setelah melakukan pembukaan acara pameran, Fadly Zon dan rombongan langsung berkeliling untuk melihat pameran.



Pembukaan Pameran oleh Fadly Zon dan didampingi oleh Sekda Kab. Tanah Datar dan Kepala BPCB Batusangkar.

Pameran Cagar Budaya ini diikuti oleh 10 instansi yaitu Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Batusangkar, Balai Arkeologi Sumatera Utara, BPCB Jambi, BPCB Serang, BPCB DIY, BPCB Jawa Tengah, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jogjakarta, Museum Sawahlunto, Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Tanah Datar, Museum Aik Angek (Rumah Puisi Taufik Ismail).

Pada kesempatan ini, Balai Arkeologi Sumatera Utara menampilkan tema “Para Penghuni Awal Sumatera bagian Utara”. Hasil penelitian di Loyang Mendale dan Loyang Ujung Karang di Aceh Tengah yang menjadi unsur utama dalam pameran ini, mulai dari casting (cetakan) rangka manusia yang ditemukan pada kedua situs tersebut, serta artefak yang ditemukan. Pada panel pameran terpampang banner yang berisikan informasi tentang hasil penelitian Balai Arkeologi Sumatera Utara di Loyang Mendale dan Loyang Ujung Karang. Selain itu, beberapa display tambahan seperti buku terbitan dan juga artefak batu (beliung persegi) dari Natuna (Kep. Riau) juga dipamerkan untuk menambah informasi kepada pengunjung.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *