Monitoring Persiapan ZI-WBK dan Rapat Rutin

Hits: 38

Balai Arkeologi Sumatera Utara mengadakan rapat rutin bulanan di ruang rapat utama Balarsumut. Rapat ini berlangsung Rabu 07/04/2021 pukul 08.30 WIB s.d. selesai. RapatĀ  dipimpin oleh Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si. selaku Kepala Balai Arkeologi Sumatera Utara didampingi Dra. Hj. Nurlela, M.AP selaku Kepala Subbagian Tata Usaha Balai Arkeologi Sumatera Utara, dan dihadiri secara langsung oleh staf Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Pada kesempatan ini rapat dibuka oleh Kasubbag TU dan menyampaikan agenda rapat yang berlangsung hari ini membahas tentang monitoring persiapan ZI-WBK, rapat rutin evaluasi program dan kegiatan, serah terima artefak hasil penelitian dengan Disbudpar Langkat, penyerahan SK pensiun a.n. Dekson Munthe.

Dilanjutkan pemaparan Hasil Survey Kesiapan WBK oleh Taufiqurrahman Setiawan, M.A, dalam paparannya menyampaikan Survey Kesiapan WBK disusun dan disebarkan beberapa waktu lalu melalui WhatsApp Grup bertujuan untuk mengetahui kesiapan pegawai Balar Sumut untuk mencapai WBK. Dari total 42 orang staf Balar, yang tergabung dalam WAG sebanyak 39 orang staf dan responden yang mengisi kuisioner tersebut hanya 67% (28 dari 42 orang).

Ada beberapa kemungkinan pegawai tidak mengisi antara lain; tidak tahu, tidak paham, atau tidak mau. Dari hasil survey ditemukan masih ada beberapa responden yang tidak memahami/mengetahui mengenai WBK, namun seluruh pegawai mendukung pencapaian ZI WBK di Balar Sumut, selain itu masih ada 39% pegawai yang menganggap bahwa Balar Sumut belum mampu mencapai ZI WBK, namun responden memberikan banyak saran agar ZI WBK dapat tercapai. Secara umum, hampir seluruh pegawai mau mencoba/mendukung/memahami/dan mendorong untuk tercapainya ZI WBK di Balar Sumut, maka dari itu tahun ini kita harus meningkatkan komitmen dan kesadaran untuk mencapai ZI WBK agar persiapan lebih maksimal.

Sementara itu kabalar menyampaikan sebaiknya seluruh pegawai masuk ke dalam WhatsApp group agar pertukaran informasi dapat dilakukan dengan baik dan maksimal. WBK adalah tuntutan dari pusat, bukan semata kepentingan segelintir orang, pihak Instansi dituntut untuk meningkatkan sarana dan prasarana, pelayanan, dan kinerja agar bisa mencapai WBK, namun peningkatan sarana prasarana akan sulit untuk dicapai karena keterbataan anggaran. Sehingga, kita lebih berfokus pada aspek lain yaitu pelayanan dan kinerja pegawai. Siapkan daftar nomor eksternal yang pernah menerima layanan dari Balar Sumut karena nantinya akan diperlukan pada saat penilaian WBK dan seluruh pegawai harus mengisi LHKASN, bagi pegawai yang belum mohon dapat segera ditindaklanjuti.

Kemudian rapat dilanjutkan pembahasan mengenai SOP, dalam pembahasan ini dihimbau untuk merevisi SOP penerimaan tamu disesuaikan dengan perubahan pengisian buku tamu dan kuisioner saat ini, membuat SOP pengumpulan data/laporan kegiatan/penelitian ke Pengelola Data Arkeologi dan Pengelola Dokumentasi.

Dilanjutkan pembahasan mengenai kepegawaian, buku lain, sangkhakala, peninjauan kasus arkeologi, penghapusan BMN, kontrak pengadaan, vaksinasi covid 19, rencana penelitian 5 tahun Balar Sumut, rencana dan realisasi SKP dan nomor hotline Balar Sumut.

Kemudian diakhiri dengan penyerahan SK purnatugas atas nama Dekson Munthe yang diserahkan langsung oleh Kabalar dan Kasubbag yang disaksikan oleh staf Balar Sumut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *