MABI dan Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti Sumut 2019-2024 dilantik.

Hits: 105

Pada hari Kamis tanggal 5 Desember 2019 bertempat di Badan Pengembangan Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Masyarakat (BP-PAUD-DIKMAS) Sumatera Utara, Majelis Pembimbing (MABI) dan Pimpinan Saka Widya Budaya Bakti masa bakti 2019-2024 dilantik oleh Ka Kwartir Daerah Sumatera Utara, Nurdin Lubis. Acara ini dihadiri oleh perwakilan SAKA, Perwakilan Kwartir Cabang, serta anggota Saka Widya Budaya Bakti (SWBB), dll. MABI SWBB Sumatera Utara diketuai oleh Kepala BP PAUD dan DIKMAS Sumatera Utara dengan seluruh unsur pimpinan  dan struktural UPT Kemdikbud dan SKPD bidang Budaya di Sumatera Utara sebagai anggotanya. Pimpinan SAKA diketuai oleh Johannes Pasaribu dengan sekretaris, bendahara, dan anggota berasal dari UPT Kemdikbud dan SKPD kebudayaan di Sumatera Utara.

SAKA WIDYA BUDAYA BAKTI (SWBB) merupakan sarana dan wahana guna memupuk, mengembangkan, membina dan mengarahkan minat dan bakat generasi muda terhadap peran pendidikan masyarakat dan pelestarian budaya bangsa khususnya pendidikan anak usia dini, non-formal dan informal, seni dan film, tradisi, sejarah, nilai budaya, cagar budaya dan museum. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan praktis di bidang pendidikan dan kebudayaan yang dapat diterapkan pada diri, keluarga, lingkungan, dalam menciptakan lapangan pekerjaan. Visi SWBB adalah “Gerakan Pramuka Menjadi Pilihan Utama bagi Pembentukan Karakter Kaum Muda”. Misinya adalah “Mewujudkan gerakan pramuka yang mandiri dan bermutu; dan memantapkan sistem pendidikan gerakan pramuka yang menanamkan nilai-nilai kepramukaan bagi kaum muda”. Tujuan gerakan pramuka SWBB adalah membentuk setiap pramuka agar memiliki kepribadian yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, berjiwa patriotic, taat hukum, disiplin, menjunjung nilai-nilai luhur bangsa dan memiliki kecakapan hidup sebagai kader bangsa dalam menjaga dan membangun negara kesatuan Republik Indonesia, mengamalkan Pancasila, serta melestarikan lingkungan hidup.

Saka Widya Budaya Bakti memiliki tujuh Krida yang merupakan wadah kegiatan keterampilan, pengetahuan, dan teknologi tertentu yang merupakan bagian dari kegiatan, yaitu:

  1. Krida Pendidikan Masyarakat (keterampilan dalam keaksaraan);
  2. Krida Anak Usia Dini (Keterampilan dalam menyiagakan dan menggalang kelompok sasaran program anak usia dini);
  3. Krida Pendidikan Kecakapan Hidup (Keterampilan fungsional sebagai bekal hidup mandiri);
  4. Krida Bina Sejarah (Keterampilan menjadi narasumber teknis, pengaman, pemelihara, dan jasa wisata sejarah);
  5. Krida Bina Seni dan Film (Keterampilan menjadi penggiat, pekerja, dan pengabdi seni dan film sesuai bidang masing-masing);
  6. Krida Bina Nilai Budaya (Keterampilan bidang permainan tradisional, kuliner tradisional, dan tradisi musyawarah);
  7. Krida Bina Budaya dan Museum (Keterampilan bidang pelestarian Cagar Budaya dan Permuseuman).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *