Komisi III DPRD Samosir Konsultasi Revitalisasi Cagar Budaya ke Balar Sumut

Hits: 69

Repost

SAMOSIR-BERITAGAMBAR.COM

Komisi III Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Samosir mengadakan konsultasi dan koordinasi terkait program Tahun Anggaran 2020 dan 2021 Kabupaten Samosir di ruang pertemuan utama Balai Arkeologi Sumatera Utara, Senin (26/10).

Konsultasi ini dipimpin Jonner Simbolon, selaku Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Samosir beserta anggota DPRD, Marsinta Sitanggang, SH selaku Sekretaris DPRD dan Drs. Waston Simbolon selaku Kepala Dinas Kebudayaan Kepemudaan dan Olahraga Kabupaten Samosir.

Rombongan Komisi III DPRD Kabupaten Samosir, diterima Kepala Balai Arkeologi Sumatera Utara, Dr Ketut Wiradnyana, M.Si, Koordinator Peneliti Balai Arkeologi Sumatera Utara, Dr. Ery Soedewo, M.Hum dan Thompson Hs selaku PLOT Siantar.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Samosir, Jonner Simbolon menyampaikan bahwa tujuan kedatangan mereka dalam rangka roadshow untuk menemui mitra-mitra kerja antara lain UPT kemdikbud, dinas Kabupaten dan Provinsi serta dinas terkait lainnya untuk mengenal dengan baik yang menjadi rangkaian pekerjaan selaku DPRD.

Komisi III merasa masih agak asing dengan kebudayaan daerah seperti asset tangible (berujud) dan asset intangible (tak berujud) yang terdapat dalam kegiatan Balai Arkeologi baik penelitian arkeologi, penerbitan buku dan rumah peradaban.

“Maka dari itu kebingungan kami disini mudah-mudahan dapat terjawab oleh Balai Arkeologi dalam menjelaskan nantinya. Kemudian, apa saja yang menjadi masukan untuk mendorong kemajuan Kabupaten Samosir dari sisi budaya,” tuturnya.

Kabalar, Dr Ketut Wiradnyana, M.Si, memperkenalkan Balai Arkeologi Sumatera Utara bahwasanya balai ini merupakan UPT dibawah Balitbang Kemdikbud yang bekerja di ranah penelitian arkeologi untuk mengungkap aspek kesejarahan di lima wilayah kerja. Antara lain: Provinsi Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau dan Kepulauan Riau.

“Kami berharap dengan kunjungan DPRD Samosir ke kantor kami, kita dapat mendiskusikan aspek-aspek apa saja yang kiranya dapat membantu pengembangan wilayah Kabupaten Samosir,” ungkap Ketut.

Dia juga memaparkan materi terkait kegiatan penelitian yang pernah dilakukan oleh tim peneliti Balar Sumut di daerah Sianjur Mula Mula. Dimana dalam proses penelitian selain melibatkan masyarakat setempat juga melibatkan mahasiswa dari Universitas Sumatera Utara.

Dari penelitian tersebut banyak ditemukan sisa-sisa peninggalan masa lalu yang didominasi oleh fragmen gerabah/tembikar. Selain itu, ditemukan manik-manik kaca dan fragmen logam.

“Pada ekskavasi ini juga ditemukan adanya umpak batu yang merupakan fondasi bangunan rumah panggung, selain itu, ditemukan juga adanya bekas lubang tiang bangunan,” pungkasnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *