Kerjasama Memorandum of Agreement (MoA) antara Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara dengan Universitas Samudra

Hits: 54

Medan, Universitas Samudra (UNSAM) dalam hal ini diwakili oleh Dekan FKIP Universitas Samudra Drs. Muhammad Yakob, M.Pd, QIA beserta rombongan melakukan kunjungan kerja ke Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara pada Rabu, 1 Desember 2021.

Dalam kunjungan kerja yang dipimpin langsung oleh Dekan FKIP Universitas Samudra, menyampaikan bahwa selaku pihak perguruan tinggi negeri yang menyelenggarakan pendidikan tinggi dan bergerak dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat sudah sepantasnya melaksanakan kerjasama pada pihak/lembaga terkait demi membantu meningkatkan proses belajar mahasiswa. Untuk itu dalam kaitannya membantu proses belajar mahasiswa khususnya pada tingkat akhir pada jurusan sejarah ataupun berkaitan dengan arkeologi, maka kami akan mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan magang di Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara. Terkait dengan kerjasama antara pihak universitas dengan Balai Arkelogi Provinsi Sumatera Utara semua terangkum dalam dokumen yang ada.

Sementara itu, Kepala Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si menyampaikan pihak instansi sangat tersanjung dan menyambut baik kunjungan kerja yang dilakukan oleh pihak universitas. Adapun dengan rencana pihak universitas yang akan mengirimkan mahasiswa untuk melaksanakan magang, maka instansi akan sangat terbuka untuk menerimanya. Sejauh ini instansi juga menerima anak didik yang melaksanakan PKL dari tingkat SMA/SMK. Untuk tingkat perguruan tinggi ada mahasiswa dari Jurusan Arkeologi Universitas Jambi, Fakultas Ilmu Budaya dari Universitas Sumatera Utara, Jurusan Matematika Universitas Islam Negeri Sumatera Utara, Universitas Udayana Bali, Universitas Methodist Medan, Universitas Panca Budi dan lain-lain.

Bukan hanya siswa atau mahasiswa yang mempunyai jurusan sejarah atau arkeologi, instansi ini juga terbuka untuk menerima magang siswa atau mahasiswa dari disiplin ilmu lain. Biasanya penempatan siswa atau mahasiswa disesuaikan dengan latar belakang pendidikan yang ada, hal ini dilakukan untuk membantu dalam proses belajar di lapangan atau ditempat kerja, ujar Kabalar.

Mengingat keterbatasan waktu karena ada agenda kunjungan lain yang dilakukan oleh pihak universitas maka kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan kerjasama Memorandum of Agreement (MoA) antara Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara dengan Universitas Samudra yang diwakili oleh Kabalar dan Dekan FKIP Universitas Samudra berlangsung di ruang lobi Balai Arkeologi Provinsi Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *