EHPA Balar Sumut 2020

Hits: 73

Balai Arkeologi Sumatera Utara menyelenggarakan Rapat Evaluasi Hasil Penelitian Arkeologi (EHPA) Tahun 2020 pada tanggal 18 s.d. 19 November 2019 di The Hill Hotel dan Resort, Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara. EHPA ini dihadiri oleh staf internal Balar Sumut, selain itu kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan UPT Kemdikbud wilayah Sumatera Utara yakni, BP-PAUD dan Dikmas Sumut, LPMP Sumut, PPPPTK BBL Sumut dan Balai Bahasa Sumut. Selain perwakilan UPT Kemdikbud Sumut kegiatan ini juga dihadiri oleh perwakilan dari IAAI Sumut, Universitas Sumatera Utara, Universitas Negeri Medan, SKPD bidang kebudayaan Deli Serdang, Binjai, BPCB Aceh, BPNB Aceh, Padang Lawas Utara dan Samosir.

Acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa. Selanjutnya, Dyah Hidayati, SS selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan kegiatan dan menyampaikan bahwa kegiatan EHPA ini dilakukan setiap tahun sebagai bentuk pertanggungjawaban atau evaluasi dan publikasi penelitian arkeologi yang dilaksanakan Balar Sumut di wilayah kerjanya. Namun di tahun 2020 penelitian arkeologi ditiadakan karena adanya pandemi covid-19 dan dialihkan ke penelitian desk study sebagai tindak lanjut dari penelitian lapangan yang dilaksanakan tahun lalu, adapun penelitian desk study yang akan di presentasikan berjumlah sembilan penelitian yang akan ditanggapi oleh Eron Damanik dari Universitas Negeri Medan.

Selanjutnya Kapuslit Arkenas Dr. I Made Geria, M.Si melalui sambungan virtual membuka kegiatan dan menyampaikan penelitian arkeologi di tahun 2020 ini sementara ditiadakan karena adanya pandemic covid-19 dan diganti dengan penelitian desk study, walaupun didalam EHPA ini presentasikan penelitian desk study namun pada prinsipnya sama dimana dalam penyelenggaraannya menyuguhkan diskusi dan menghadirkan para ahli, maka dari itu kesempatan ini harus dimanfaatkan dengan sebaik mungkin untuk mempersiapkan riset ditahun yang akan datang. Berkaitan dengan ini, saya akan memberikan informasi terkait Proiritas Riset Nasional (PRN) kedepan mengupayakan hasil riset berdampak pada yang lain, outcomenya untuk kepentingan pengguna dan masyarakat, bukan saja untuk kepentingan secara sentifik akademis namun hasil riset kita juga diharapkan mampu menjadi solusi didalam pesoalan-persoalan  social di dalam masyarakat maupun berskala nasional.

Sementara itu Kabalar Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si dalam sambutannya menyampaikan kegiatan EHPA ini merupakan kegiatan yang termasuk dalam program instansi kami, dimana dalam kegiatan ini akan mempresentasikan hasil penelitian desk study yang dilakukan oleh peneliti dari kegiatan/penelitian yang sudah dilaksanakan pada tahun lalu. Penelitian yang dilakukan berupa obyek artefak, ekofak hasil penelitian tahun lalu yang belum sempat dianalisis atau belum selesai dianalisis melalui laboratoris. Dalam pelaksanaan kegiatan EHPA ini diharapkan mampu meningkatkan kinerja peneliti karena dalam sebuah penelitian dituntut untuk menghasilkan karya tulis ilmiah, diterbitkan dimana ?,sudah menghasilkan karya tulis dalam bentuk buku, siapa yang mengunakan artikel dan sudah berapa banyak artikel disitasi oleh orang lain.  Semakin banyak artikel disitasi oleh orang lain maka penelitian yang dilakukan dianggap berhasil karena ikut serta membantu memecahkan berbagai permasalahan-permasalahan yang dialami oleh masyarakat. Kemudian dilanjutkan pembahasan Maklumat Pelayanan oleh kabalar, bahwa instansi akan berusaha meningkatkan pelayanan yang maksimal dalam menindaklanjuti terkait informasi yang dibutuhkan oleh masyarakat diantaranya Layanan Perpustakaan, pada layanan ini memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk mengetahui koleksi (bahan pustaka) yang berada di Perpustakaan dengan mengakses laman perpusbalarsumut.kemdikbud.go.id dari perangkat elektronik manapun yang terhubung dengan jaringan internet, Layanan Informasi Hasil Penelitian, pada layanan ini menginformasikan hasil penelitian berupa jurnal sangkhakala, buku pengayaan, buku lain yang dapat diakses pada e-journal sangkhakala dan repository Balarsumut secara gratis, Layanan Konsultasi Arkeologi, pada layanan ini instansi membuka akses seluas-luasnya bagi masyarakat khususnya para pelajar tingkat SD,SMP,SMA dan Mahasiswa yang ingin mengetahui lebih jauh terkait arkeologi bisa mengunjungi instansi. Selanjutnya pembacaan maklumat pelayanan dipimpin Kabalar diikuti oleh seluruh staf Balar Sumut dan penandatanganan maklumat yang disaksikan oleh seluruh peserta yang hadir dalam kegiatan ini.

Kemudian memasuki acara inti yaitu pemaparan hasil desk study oleh para peneliti Balarsumut, diantaranya Austronesia di indonesia bagian barat (kajian budaya austronesia prasejarah di wilayah budaya Gayo) oleh Dr. Ketut Wiradnyana, M.Si, Identifikasi tinggalan arkeologi maritim di Situs Bukit Bongal, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, Identifikasi tinggalan arkeologi maritim dan nilai pentingnya di pesisir utara Pulau Bintan oleh Stanov Purnawibowo, MA, Analisis data lingkungan dan temuan hasil penelitian gua di sekitar tepian Danau Singkarak, Sumatera Barat oleh Nenggih Susilowati, SS. M.I.Kom, Analisis temuan Kampung Lamo Rambahan, sebagai bekas permukiman masa Kerajaan Melayu Dharmasraya oleh Repelita Wahyu Oetomo, SS, Rentang masa dan budaya Mandailing pada Pustaha Laklak dan Naskah Bambu Di Bagas Godang, Ulu Pungkut, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara oleh Churmatin Nasoichah, S.Hum, Pengelolaan kawasan situs Bukit Kerang Kawal Darat (BKKD) dalam bingkai tujuan pembangunan berkelanjutan (SDGs) oleh Defri Elias Simatupang, SS, M.Si, Fauna Gua Mabitce dalam kajian zooarkeologi, Prediksi keberadaan gua dan ceruk di karst Aceh bagian barat dengan pengindraan jauh dan system informasi geografis oleh Taufiqurrahman Setiawan,MA.

Setelah pemaparan oleh para peneliti selesai dilanjutkan sesi tanya jawab untuk membuka ruang seluas-luasnya bagi para presenter dan tamu undangan untuk menyampaikan masukan berupa kritik dan saran untuk memberikan pemikiran-pemikiran terbaik dalam penyelesaian masalah untuk memajukan penelitian arkeologi di Balar Sumut. Kemudian dilanjutkan tanggapan atas jalannya presentasi peneliti oleh Dr. Eron Damanik, M.Si selaku Dosen Antropologi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan, selanjutnya kegiatan ditutup oleh Kabalar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *