Menu Tutup

Cegah Covid-19, Balai Arkeologi Sumatera Utara Lakukan Penyemprotan Disinfektan

Hits: 104

Sebagai upaya menangkal penyebaran Corona Virus Disease (COVID-19) yang kian signifikan  terutama di wilayah Sumatera Utara, Balai Arkeologi Sumatera Utara lakukan aksi penyemprotan disinfektan di lingkungannya sebagai upaya menghadapi pandemi Virus  Corona COVID-19 pada Kamis, 09 April 2020 pukul 09.00 WIB.

Berdasarkan pemantauan di lapangan, penyemprotan disinfektan dilakukan oleh Balar Sumut dilakukan oleh lima orang dari Relawan Indonesia yang mempunyai tugas masing-masing. Dua orang petugas peracikan disinfektan ke dalam tabung dan tiga petugas lainnya melakukan penyemprotan dengan mengenakan alat pelindung diri sesuai standart operasional penyemprotan cairan disinfektan.

Dalam aksi penyemprotan ini, difokuskan pada setiap ruang kerja staf Balar Sumut, mulai dari pintu, lantai, kolong meja, lemari, dinding dan tiang ruangan yang berada di ruangan lantai satu dan ruangan lantai dua sebagai antisipasi atau mempersempit penyebaran virus corona. Selain itu penyemprotan juga dilakukan di gudang penyimpanan barang, area parkir kendaraan, halaman dan taman serta  sisi kanan dan sisi kiri gedung Balar Sumut.  

Upaya lain yang dilakukan oleh Balar Sumut dalam memutus penyebaran virus corona dengan menyediakan hand sanitizer atau cairan pembersih tangan yang digunakan sebagai alternatif untuk mencuci tangan selain menggunakan sabun dan air yang diperuntukkan untuk staf dan pengunjung yang disediakan di ruang resepsionis, absensi dan perpustakaan.

Aksi nyata penyemprotan ini juga sudah banyak dilakukan oleh instansi lain sebagai upaya mencegah meluasnya penyebaran virus corona, terutama di wilayah yang mempunyai tingkat bahaya lebih tinggi dibanding dengan wilayah lain. Terutama di kota-kota besar di wilayah Indonesia.

Semoga dengan adanya aksi penyemprotan disinfektan ini dapat diikuti oleh seluruh instansi yang belum melakukan penyemprotan sebagai upaya mencegah penyebaran virus corona di lingkungannya masing-masing dengan harapan penyemprotan disinfektan ini dapat mematikan virus tersebut sehingga dapat memutus penyebarannya sekaligus memberikan rasa aman bagi seluruh staf ketika kembali beraktifitas setelah masa WFHnya (Work From Home) berakhir.

Related Posts

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *