Aku Pahlawan Masa Kini, Tema Pada Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019

Hits: 185

Medan, Upacara peringatan Hari Pahlawan 10 November yang digelar Balai Arkeologi Sumatera Utara ( Balar Sumut) dilaksanakan di halaman kantor pada Senin, 11 November 2019 berlangsung dengan tertib dan penuh khidmat. Upacara diikuti oleh seluruh jajaran pegawai Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Pada kesempatan ini bertindak sebagai pembina upacara Kepala Balai Arkeologi Sumatera Utara Bapak Ketut Wiradnyana, ajudan pembina upacara Sdr. Jeppy Andri Ginting, pemimpin upacara Bapak Perisman Ginting, pengibar bendera Sdr. Rudi Hartono, Sdr. Primawan, Sdri. Siti Sarah Sabrina, pembawa acara Ibu Elisabeth Yuniati, pembaca pembukaan UUD 1945 Bapak Stanov Purnawibowo dan pemimpin lagu Ibu Ivanna Septiana Panjaitan serta pembawa do’a Sdr. Ali Ma’ruf.

Adapun tema penyelenggaraan upacara adalah “Aku Pahlawan Masa Kini” tema ini diambil dari surat edaran atau amanat Menteri Sosial RI pada upacara peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 sebagai dasar penyelenggaraan instansi pusat dan deerah yang diselenggarakan serentak di seluruh wilayah Indonesia dengan ketentuan pembina dan peserta upacara mengenakan seragam korpri.

Melalui peringatan hari pahlawan 10 November 1945 mengingatkan kita pada peristiwa besar dimana dahulu semangat kepahlawanan ditunjukkan melalui pengorbanan tenaga, harta bahkan nyawa untuk memperjuangkan kemerdekaan dari tangan penjajah, namun sekarang untuk menjadi pahlawan, bukan hanya mereka yang berjuang mengangkat senjata mengusir penjajah, tetapi kita juga bisa, dengan cara menorehkan prestasi di berbagai bidang kehidupan, memberikan kemaslahatan bagi masyarakat, membawa harum nama bangsa di mata Internasional. Lebih tepatnya untuk menjadi Pahlawan Masa Kini dapat dilakukan oleh siapapun Warga Negara Indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat keutuhan NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat mengganggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya.

Peringatan Hari Pahlawan kiranya dapat meningkatkan kesadaran kita untuk lebih mencintai tanah air dan menjaganya sampai akhir hayat. Jangan biarkan keutuhan NKRI yang telah dibangun para pendahulu negeri dengan tetesan darah dan air mata menjadi sia-sia. Jangan biarkan tangan-tangan jahil atau pihak yang tidak bertanggungjawab merusak persatuan dan kesatuan bangsa. Jangan biarkan negeri kita terkoyak, tercerai berai, terprovokasi untuk saling menghasut dan berkonflik satu sama lain. Mari kita maknai Hari Pahlawan ini dengan wujud nyata, bekerja dan bekerja membangun negeri menuju Indonesia Maju, Indonesia Adil, Makmur dan Indonesia Sejahtera. Selamat memperingati Hari Pahlawan Tahun 2019 “Jadilah Pahlawan Masa Kini”.

Berikut ketika upacara peringatan Hari Pahlawan berlangsung di Balai Arkeologi Sumatera Utara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *